Interupsi Sejarah

Sepertinya iringan waktu membawa batin ini tersadar bahwa apa yang telah dilakukan selama ini hanya akan menjadi sebuah interupsi, suatu hal yang hanya sekedar lewat, sepertinya layaknya dalam sebuah rapat besar dengan gemuruh lontaran pendapat yang sudah jelas siapa memihak siapa…"Interupsi" hanya akan dianggap angin lalu tanpa pernah sempat memahami kedalaman esensinya….

Sepertinya sebuah sejarah memang tidak bisa ditorehkan oleh sebuah pena dengan tidak begitu jelas warna tintanya. Tidak terlampau merah, dan juga tidak dapat dibilang hijau. Sejarah sepertinya hanya akan tercatat apabila alunan pena perjalanannya menegaskan bahwa sebuah tinta sejarah memang terlampau merah atau terlalu hijau….

Kita memang seringkali tak pernah belajar dari hidup, di mana kadang perlunya melepaskan belenggu warna untuk melihat terangnya dunia secara objektif…

Kita juga perlu sesekali menyadari, bahwa segala waktu, tenaga, pikiran yang dikorbankan selama ini pada akhirnya tidak pernah dianggap sebagai bagian dari torehan sejarah. Namun biarlah, setidaknya waktu telah menunjukkan sejarah pernah ter-"interupsi", walaupun hanya sekedar lewat….

Leave a Reply