Archive for October, 2006

Lebaran Oh Lebaran

Saturday, October 21st, 2006

Saya pikir saya sebagai penganut agama Islam berdiri pada suatu nilai-nilai yang universal, rahmatan lil alamin, kebaikan seluruh umat manusia. Namun, menjelang peringatan hari raya idul fitri ini, selalu saja situasi itu menyiratkan alam bawah sadar saya bahwa saya ternyata berdiri pada suatu nilai-nilai yang partikular. Sebut saja, perdebatan kapan munculnya hilal dalam penentuan tanggal 1 Syawal yang selalu berujung pada sebuah perbedaan pendapat, baik itu kalangan Muhammadiyah, NU, maupun pemerintah itu sendiri. Kenapa terjadi partikularitas di sini, yah lihat saja nanti Senin, 23 Oktober 2006, di satu sisi ada sebagian masyarakat kita dengan gegap gempita merayakan Hari Kemenangannya, sedangkan sebagian lagi masih menahan lapar dan dahaga serta hawa nafsu karena masih menjalankan ibadah puasa. Anehnya, padahal kita berdiri pada satu tanah air yang sama, bahkan mungkin satu komplek perumahan yang sama.

Saya tidak mengerti mengapa tidak pernah ada konsensus bersama di antara pemimpin besar umat Islam ini untuk membuat suatu kesepakatan ataupun standarisasi yang sama dalam penentuan 1 Syawal. Atau mungkin, mengapa kita tidak menggunakan jasa para astronomi dan ahli meteorologi, yang tentu lebih ahli dalam melihat pergerakan bulan dan bintang. Hmmm, atau mungkin para alim ulama itu memang ingin memonopoli segala aspek kehidupan?

Partikularitas dalam Islam sendiri sudah sering saya rasakan, terutama ketika Islam sudah masuk dalam ranah Politik. Antara ambisi kelompok, ambisi pribadi, opportunistik, kekuasaan, dan hegemoni berbaur dengan nilai-nilai atas nama Islam. Mungkin benar apa kata Machiavelli, dalam politik untuk mengetahui apa dibalik perjuangan politik tersebut, mau tidak mau kita harus mencoba memisahkan antara nilai-nilai moral maupun religi untuk melihat Politik sebagai "what is" bukan sebagai "ought to be." Memang sedikit sekular, tapi itu lebih baik daripada menunggangi kepentingan pribadi atau segelintir kelompok atas nama agama.

Saya juga baru memahami mengapa pada akhirnya negara-negara Islam sebagian besar berada dalam status negara miskin. Sekalipun maju, negara tersebut memiliki potensi konflik yang bisa mencuat kapan saja. Hal ini, akibat varian dari Islam sendiri yang cukup banyak, sebuah akibat proses penafsiran ayat-ayat Allah yang berbeda-beda. Tak mengapa bila perbedaan penafsiran itu memperkaya khasanah dari pemikiran dalam Islam itu sendiri. Dari berbagai forum yang saya ikuti, perbedaan itu justru selalu berbuntut pada saling melempar ucapan "Kafir-Mengkafir" ataupun menfatwakan "Darah Halal" antar satu kelompok dengan kelompok lainnya, padahal mereka masih sesama Muslim. Dengan hal ini, bagaimana sebuah negara memikirkan bagaimana menciptakan sebuah tatanan ekonomi, politik dan teknologi canggih apabila hampir separuh pikiran dan tenaga dihabiskan untuk hal demikian.

Saya sendiri seperti berada di persimpangan jalan, ke mana harus melabuhkan kaki ini sebagai umat Islam untuk menegakkan nilai-nilai Islam. Namun, dengan berbagai konflik, perbedaan, permusuhan, dan ambisi kelompok, membuat hati ini seringkali tidak nyaman. Lebih baik menjadi diri sendiri, ikuti saja ke mana kaki ini melangkah….

Mungkin sepertinya perlu saja saya sudahi saja segala macam perdebatan itu yang selama ini berkecamuk di kepala. Sebagai seorang pemuda yang bukan Muhammadiyah dan juga bukan NU tapi saya tetap berpegang teguh dengan Islam dikesempatan ini mau mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Semoga segala kebaikan yang ada di bulan Ramadhan akan terus terinternalisasi di bulan-bulan yang lainnya.

Try to Enjoy My Life (Work Hard, Play Hard)

Saturday, October 7th, 2006

Rabu, 4 Oktober 2006

Seperti biasanya, pagi-pagi pergi ke kantor, tapi ternyata di kantor lagi pada bete dengan jaringan internet yang sering mati dan sekalipun connect, lambatnya minta ampun….akhirnya daripada bergundah gulana, karena kebetulan bawa kamera jadi foto-foto aja deh sama temen2 di kantor sesama penghuni Gedung Utama Depkeu Lantai 5 ….

09.00 WIB Foto-Foto Gak Jelas………….

S2020055

Temen2 di kantor Tim Asisten Deputi 5 Menko Perekonomian (Haura, Mba Dita, dan Mba Kiki)

S2020056

Tim Asisten Deputi 5 Menko Perekonomian yg ceria2 He3…(Mba Dita, gw, dan Mba Kiki)

09.30 Joint Working Group@Departemen Perdagangan

Setelah foto-foto, pastinya go back to work, siap-siap deh pergi ke Departemen Perdagangan ada rapat sama Menteri Perdagangan, Ibu Mari Elka Pangestu, membahas persiapan negosiasi dengan Singapura untuk hari Senin, 9 Oktober 2006 nanti di hotel Borobudur. Membahas seputar persiapan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (KEKI) Batam-Bintan-Karimun…

S2020058

Menteri Perdagangan (Ibu Mari Elka Pangestu) memimpin rapat @ Ruang Anggrek, Departemen Perdagangan….Nyuri-nyuri foto neh…He3…

S2020060

Duh, selsei rapat malah masih pada ngobrol….kapan pulangnya nih….

12.30 WIB Back to Office

Balik ke kantor….Bos-bos lagi pada gak ada, jadi maen internet aja deh…He3..trus mampir ke gedung sebelah ngobrol ngalor ngidul sambil bergosyip seputar isu2 di kantor….

17.30 WIB Diskusi Bulan Ramadhan@Freedom Institute

Abis bubaran kantor, langsung cabut ke Jalan Irian No.8 Menteng, ada undangan diskusi di Freedom Institute sama Menteri Pertahanan (Juwono Sudarsono), Saiful Mujani (Direktur Eksekutif Lembaga Survei

Indonesia

), dan Ihsan Al-Fauzi (Mahasiswa Ph.D. Ohio State University)….Acara dibuka dengan buka puasa bersama (buka puasa ini cuma ritual aja, coz gw tau kok banyak yg gak puasa di situ, He3) terus dilanjutkan dengan diskusi…Pastinya di bulan puasa ini, diskusi ini memang mengangkat tema seputar Islam, tapi tergolong “Berat” namun tetep sangat menarik…Tema yang diangkat adalah “Rasionalitas Islam Radikal”

Diskusi dibuka dengan pemaparan Pak Juwono yang mengupas tuntas habis mengenai latar belakang akhirnya muncul pergerakan-pergerakan radikal kelompok-kelompok Islam, termasuk di dalamnya suicide terorism (terorisme bom bunuh diri).

Pak Juwono mencoba mengkaitkan kondisi ekonomi, di mana kemiskinan  di dunia ini ternyata menstimulus terjadinya pergerakan radikal yang timbul sebagai jalan pintas seseorang dari keputusasaan. Hal ini dicoba dikaitkan dengan pergerakan terorisme yang terjadi di

Indonesia

. Salah satu sintesis yang diungkapkan Pak Juwono di mana mengkaitkan dengan analogi clash Marx dan Neo Liberal, bahwa modernisme di suatu negara ternyata menciptakan kontradiksi-kontradiksi antara kaum borjuase dan proletar yang pada akhirnya muncul pergerakan radikal revolusioner dari kalangan proletar untuk menghancurkan sistem yang diciptakan kaum borjuase.

Di sisi lain, Saiful Mujani mencoba memaparkan dengan mengkaitkan teori Rasional Choice dengan pergerakan terorisme yang terjadi. Kesimpulan paparannya, bahwa seorang yang melakukan bom bunuh diri bukan orang yang gila ataupun tidak waras, pasti ada kalkulasi cost-benefit ketika dia melakukan hal itu. Yaitu, seberapa besar efek dari yang ditimbulkan dari bom yang diledakan dengan mengorbankan nyawanya, salah satunya adalah publisitas media tentang terorisme atau ancaman yang terjadi. Makanya, hal yang wajar jika seangkaian bom yang terjadi pasti di tempat yang cukup besar sorotan media, seperti Bali, JW Mariott, New York (WTC), dan London. Juga, serangkaian bom yang ada terjadi di negara-negara yang menganut sistem demokrasi….Kenapa? pastinya para teroris itu juga “Banci Tampil” dia hanya mau mem-Bom di negara di mana peran Pers dan Medianya sudah maju, jadi pemberitaan di dunia adalah salah satu motifnya.

S2020061

Pak Juwono Sudarsono (Menteri Pertahanan) lagi speak-speak…sebelah kanannya Saiful Mujani (Direktur Eksekutif Lembaga Survei

Indonesia

).

Selain itu, pergerakan Islam radikal di Indonesia sebenarnya hanya satelit dari sebuah pergerakan Islam radikal transnasional di belahan dunia yang lain, seperti pergerakan Salafi yang berpusat di Saudi Arabia, pergerakan Ikhwanul Muslimin yang dipelopori

PKS

yang berpusat di Mesir, pergerakan Syiah yang berpusat di Iran, dan Jamaah Tabligh yang berpusat di India. Dengan semakin banyaknya varian pergerakan Islam itu sendiri, terutama di Indonesia, maka istilah Samuel Huntington mengenai Clash of Civilization atau benturan antar peradaban akan menjadi kurang tepat, karena ternyata yang terjadi adalah sebuah Clash of Inter-Civilization atau benturan antar penduduk sipil di negara itu sendiri. Yang harus diwaspadai, bahwa suatu negara semakin terbuka dan demokratis, justru potensi munculnya pergerakan radikal semakin besar, karena ada banyak keterbukaan di

sana

, dan potensi publisitas yang besar.

Untuk para teroris Inget: Dare to Live, not Dare to Die….

22.00 WIB, Diskusi lanjutan@Mc Café, Sarinah, Thamrin

Setelah acara diskusi selesai, ternyata perut kembali lapar, kebetulan ada beberapa Asdos IE yang juga hadir (Firman & Chaekal) akhirnya kita memutuskan untuk nongkrong di Mc Café sambil melanjutkan diskusi seputar suicide terorism, Cuma diskusi semakin menarik dengan mencoba meng-eksplore dari empirical evidence dari sisi ekonomi berdasarkan pemikiran kita sebagai anak FEUI. Trus, diskusi tambah seru lagi dengan mencoba mengkaitkan analogi suicide terorism dengan keputusan seorang wanita yang pada akhirnya “Cinta Mati” sama seorang cowok, di mana sang wanita menjadi “paranoid” akibat putus cinta sama cowok itu. Pembahasan dimulai dari pake teori Rational Choice, Statistical Evidence, Cost-Benefit Analysis, sampe pada akhirnya membuka aib masing2 Ha3…….(Capek Deh).

Diskusi tambah seru coz kedatangan dua anggota baru (Luthfi dan Fajar)…..tapi jadinya ga diskusi deh malah berusaha membongkar aib masing2….terutama masalah kehidupan cinta…Halah, non-sense deh….

S2020068

Diskusi lanjutan@Mc Café Sarinah, Thamrin (Luthfi, Chaikal, Gw)

S2020069

(Fajar, dan Firman)

23.30 WIB, Solat Tarawih@Mesjid Al-Azhar

Sebagai muslim yang baik dan sadar ini masih bulan puasa, akhirnya kita memutuskan untuk solat tarawih bareng…Entah ide siapa akhirnya kita solat di Mesjid Al-Azhar, sebelum solat masih sempet-sempetnya berdebat tentang Islam fundamental dan Islam progresif….padahal intinya sebenarnya Cuma mau mutusin kita mau solat paket 23 atau 11 rakaat…susah memang kalo dunia ini isinya pemikir semua…

S2020071

Abis Solat Tarawih@Mesjid Al-Azhar (Firman, Gw, Chaikal)

Kamis, 5 Oktober 2006

01.00 WIB Nongkrong@Roti Bakar Eddy

Gak nyangka ternyata hari sudah berganti…udah hari kamis dini hari, padahal baju yang melekat di badan masih baju kemarin dan nanti pagi harus berangkat kerja…Tapi gw sih try to enjoy my life aja deh…

Selesai solat tarawih, kita semua pada laper lagi…akhirnya kita memutuskan makan di Roti Bakar Eddy….kalo udah nongkrong gini ga jauh2 deh sama namanya “diskusi” …gak bosen2nya…maklum deh kita2 memang doyan ngobrol dan diskusi, mencoba melontarkan ide2 liar yang selama ini Cuma nyangkut di dalam kepala….kapan lagi kan ketemu orang yang bersedia mendengarkan ide2 liar gw….coba sama orang yang tidak tepat, pasti komentarnya “Apaan sih Far?” atau “Plis deh, ngomong apa sih lo?” atau “Duh, berat amat sih mikirnya?” atau “Ya..ya..ya..!” atau “Au ah, pusiiiing!” atau “Lo udah gila ye?” atau “Dasar Freak lo!” He3….Cucol deh gw….

S2020074

Nongkrong di Roti Bakar Eddy (Fajar, Chaikal, Firman, Luthfi, Gw)

03.00 WIB Sahur Bareng@Rumah Makan

Padang

Siang Malam, Margonda

Tadinya mau pada pulang, tapi berhubung udah jam makan sahur akhirnya kita makan sahur bareng deh….makan

padang

biar bisa tambah nasi sepuasnya….mentang2 baru pada gajian….Usut punya usut kita memutuskan buat yang punya gaji tertinggi yang traktir makan….dan yang sial kali ini adalah Chaikal…He3..

S2020075

Luthfi tepar dah gak kuat nahan ngantuknya

S2020077

Fajar yang mulai berhalusinasi (maklum gak pernah begadang&biasa hidup teratur)

S2020076

Gw & Firman yg masih bisa tersenyum (maklum biasa begadang) Chaikal ditinggal tidur di mobil……..

S2020078

Bill yang harus dibayar Chaikal…(Halah, ga seberapa lah buat lo Kal!)

04.00 WIB solat subuh@kos gw (Lambang Biru)

Abis sahur mampir ke kos gw buat solat subuh, setelah itu Fajar, Chaikal dan Luthfi pulang ke rumah. Firman tepar langsung tidur…….gw memutuskan mengetik diary gw ini di laptop supaya ga ktiduran yang berujung bablas dan kesiangan berangkat ke kantor.

06.30 WIB Go to the work (again!)

Pengennya sih tidur, berhubung takut bablas mending gw langsung jebret mandi dan siap2 back to the work lagi…..soal tidur bisa tidur di kereta. Lumayan 1 jam lebih tidur selama perjalanan Stat Depok Baru-Stat. Djuanda…….

08.00 WIB Ngantor lageeeeee!

Nyampe kantor rasanya mata gw BERAT banget…tapi coba mengerjakan sisa kerjaan yang ada….berhubung komputer gw jebol alias kebakar jadi mending tidur sejenak He3…Salahnya juga sih bagian IT-nya, setau gw Surat Memo buat perbaikan udah gw kirim 2 hari yang lalu…(Heh bagian IT, mana nih, repair my comp Please!)….

13.00 WIB

Dibangunin Pak Darwin, Heh bangun! Tidur mulu! Akhirnya bangun deh…eh ternyata ada jadwal ngajar jam 2 di kampus….langsung deh bikin slide dadakan buat ngajar. Trus cabut dari kantor….walopun diumpat dulu sama temen2 di kantor…”Udah tidur mulu, mau pulang cepet nih?” (Yeah, gw

kan

mw ngajar, lo jg

kan

tau!). Lagian juga bos2 lagi pada di luar

kota

, jadi mumpung ga ada order job githu loch!

14.00 WIB Ngajar Matek @ FEUI

Luckily gw datang On-Time, tapi berhubung gara2 masih ngantuk gw salah masuk kelas, harusnya A307 gw malah ngajar di A319a…Bodoh kau far! Akhirnya murid2 gw jadi korban menunggu stengah jam di A307….He3. Setelah nyadar salah kelas akhirnya baru deh gw ke A307….

17.30 WIB Main Futsal Indoor@The Balls

Selesai ngajar ternyata gw ada janji sama anak2 senat 05/06 main futsal bareng….pulang ke kos ambil sepatu, baju…..tapi lupa bawa celana pendek (Bodoh!). Berangkat ke The Balls, ternyata lumayan banyak yang datang….acaranya seru…lumayan 2 gol dari gw.

S2020081

Senaters 05/06 abis main Futsal @The Balls, Tanah Kusir

21.00 WIB Makan Bareng@Warung Tenda Bintaro Sektor 9

Setelah 2 jam main bola, perut keroncongan pula. Si Matt mengusulkan makan di tempat dia biasa nongkrong….Katanya sih deket….Tapi taunya jauhnya…Bintaro gitu loh..Matt.Matt..Tapi sudahlah..yang penting Makan….Karena lewat Tol, jadi yang udah gajian yang bayar Tol (sial, gw jadinya deh yang bayar). Acara makan yang seru…semua saling meledek siapa yang paling gembul makannya…pemenangnya adalah Ami..He3..

S2020089

Abis makan bareng@Warung tenda sektor 9 Bintaro

22.30 WIB Tiduuuuuuuuuur

Wah senangnya plus capeknya minta ampun….trus ada yang nanya…Far…Far…kapan lo tidurnya?

Ini juga mau tidur………gubrak terkaparlah gw di spring bed….What a great day!

Buka Puasa Senat Mahasiswa FEUI 05/06

Saturday, October 7th, 2006

Sabtu 30, September 2006

Mungkin ini baru pertama kalinya lagi kita-kita sebagai anak Senat FEUI 05/06 ketemu lagi dan ngumpul setelah pembubaran senat di

Bali

. Kali ini buka puasanya diadain di rumah Renny Nurhasana (Bendum), tapi rumahnya yang di Lenteng Agung, biar lebih deket dari kampus dan rumah anak2 yang lain.

Acaranya lumayan seru, coz makan dan minum tanpa dipungut bayaran. Duit dari mana? Ya, duit sisa dari pembubaran di

Bali

. He3….tajir ternyata senat kita nih. Jadi sisanya sebagian dipakai buat pesen kaos yang akan dibagiin bulan Oktober ini. So, senaters…tunggu aja kabarnya di mana lo pada bisa ambil kaosnya….

Acara buka puasa ini ternyata banyak berbeda daripada tahun2 sebelumnya. Pastinya, beberapa pengurus sudah pada lulus, makanya diadain hari Sabtu supaya yang udah pada kerja tetep bisa datang….Acara pastinya dimulai dengan makan&minum, solat magrib, trus becanda sambil menanyakan kabar masing2….lagi ngapain? Sibuk apa? Gimana sama si itu? Kok kurusan? Yah seputar pertanyaan melepas kangen….

Acara kemudian dilanjutkan dengan solat isya bersama, di sela-sela sebelum solat tarawih diisi dengan acara Tausyiah dari Ibunya Renny, Ibu Lily Zakiyah Munir, yang kebetulan juga menjabat sebagai

Direktur

Eksekutif

Center

for Pesantren and Democracy Studies (CEPDES). Pastinya ibu ini sudah malang-melintang di berbagai belahan dunia untuk memberikan penjelasan mengenai dunia Islam di negara-negara lain. Intinya dia mencoba menyuarakan bahwa Islam merupakan ajaran yang membawa sebuah kebaikan dan tidak seperti perspektif yang terbentuk di kalangan Barat saat ini.

Tausiyah menjadi lebih seru karena berjalan dua arah dan ada diskusi di situ. Masalah yang diangkat adalah umat Islam saat ini yang masih belum bisa memperbaiki dimensi sosialnya dalam ber-Islam, jadi terkadang Islam hanya dikaitkan dengan ibadah saja, sedangkan untuk aspek sosialnya seringkali tidak tergarap dengan baik. Juga dalam diskusi itu diangkat juga seputar Islam ritual, yaitu ber-Islam hanya dari segi ritualnya saja, namun tidak berkorelasi positif dengan akhlak dan moral seseorang, ini merupakan penyakit berbahaya bagi perkembangan umat Islam itu sendiri.

Setelah Tausiyah selesai acara dilanjutkan dengan solat tarawih berjamaah. Setelah itu acara dilanjutkan dengan foto-foto, becanda, ngobrol-ngobrol, trus ada bagi2 cokelat dari Renny….

Setelah itu acara selesai, sebagian ada yang pulang, dan sebagian lagi masih betah ngumpul2…..

Tiba2 ada rencana baru, acara dilanjutkan dengan nonton midnite di Citos,….walopun bulan puasa kita “Tetep” butuh kegiatan hedon buat refreshing He3….Lumayan udah lama juga ga nonton ke bioskop…….Rombongan dengan satu mobil kijangnya Firdi dengan berjubelan belasan orang berangkat juga ke Citos, selama perjalanan berdebat soal film apa yg mau ditonton….akhirnya kita nonton YOU, ME

AND

DUPREE, ternyata walaupun Bulan Puasa malam minggu nonton midnite di Citos still “RAME” ……….Setelah nonton ada yang pulang, tapi ada sebagian yang sahur bareng di Rumah Makan Padang di Margonda…….Setelah itu gubrak….capek deh…tidur……tapi senang Huh….

Rasanya gw orang yang beruntung memiliki keluarga besar “Senat Mahasiswa FEUI 05/06” tercinta….yang selalu gw banggakan dan rindukan….Hiks2…Yes, We Are The Best SMFEUI Forever!!!!

Plis donk……..

Sunday, October 1st, 2006

Plis donk…kalimat yang tepat mengomentari para pekerja bagian IT d kantor gw….Dengan semena2 memblokir semua jaringan situs yang berhubungan dengan chatting men-chatting, yahoo messenger, bahkan comment d-blog orang aja kagak bisa, apalagi friendster…….Oh God plis donk mas, gimana caranya gw bergaul di dunia maya…..memang kita pekerja robot apa…mana kerjaan jg by order mulu, deadline lagi deadline lagi, rapat lagi rapat lagi, ke gedung ini, ke gedung ono….Ketik C spasi D…jadi Capek Deh!

Yah setidaknya Yahoo Mail juga ga diblokir………

Susahnya Hidup Teratur

Sunday, October 1st, 2006

Rupanya susah bagi gw hidup teratur…setelah sekian lama menjadi pekerja..

Beda banget memang kalo udah kerja dibanding masih kuliah…..kerja udah kayak anak SD tiap hari (senin-jumat) mesti datang pagi 08.00 sampe sore 17.00….Awalnya gw masih suka sok2 bgadang…padahal ga jelas apa yg gw lakuin…krn biasa menjadi kalong di malam hari…He3…ga tau ya kok gw malah gelisah kalo di malam hari gw tdk mlakukan sesuatu, coz my life begins at 22.00…kata orang2 tuh…yang sebel ditanya2 soal kerjaan di tengah2 nyenyaknya tidur…Lumayan juga lagi bertahap mencoba tidur antara jam 10 or 11 malem, walaupun masih tidur ayam gt, kadang melek kadang bangun……ujung2nya baru tdr jam 01.00 gubrak!!!! Dengan gt tntu aja gw brangkat kerja dgn setengah ngantuk…..mana harus brgkt dari dpk maximum jam stgh tujuh,,,pastinya gw sempet2in tidur pas naik kereta, walaupun kereta isinya dah amburadul kayak kereta sayur, tp tetep aja gw bisa sempetin tdr dengan berbagai gaya, mulai dari duduk sampe tdr sambil berdiri………

apa sih far?

Memang ga jelas isi blog lo ini far…

Far…far…far away!